Bersenang-senanglah di Dunia Maya

Pemrograman

Pemrograman :
Algoritma, Pascal, HTML & CSS

  1. Algoritma 

Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritme adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Algoritme digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis.


Algoritme adalah metode efektif diekspresikan sebagai rangkaian terbatas [1] dari instruksi-instruksi yang telah didefinisikan dengan baik [2] untuk menghitung sebuah fungsi.[3] Dimulai dari sebuah kondisi awal dan input awal (mungkin kosong),[4] instruksi-instruksi tersebut menjelaskan sebuah komputasi yang, bila dieksekusi, diproses lewat sejumlah urutan kondisi terbatas [5] yang terdefinisi dengan baik, yang pada akhirnya menghasilkan "keluaran" [6] dan berhenti di kondisi akhir. Transisi dari satu kondisi ke kondisi selanjutnya tidak harus deterministik; beberapa algoritme, dikenal dengan algoritme pengacakan, menggunakan masukan acak.[7]
Walaupun algorism-nya al-Khawarizmi dirujuk sebagai aturan-aturan melakukan aritmetika menggunakan bilangan Hindu-Arab dan solusi sistematis dan persamaan kuadrat, sebagian formalisasi yang nantinya menjadi algoritme modern dimulai dengan usaha untuk memecahkan permasalahan keputusan (Entscheidungsproblem) yang diajukan oleh David Hilbert pada tahun 1928. Formalisasi selanjutnya dilihat sebagai usaha untuk menentukan "penghitungan efektif" [8] atau "metode efektif"; [9] formalisasi tersebut mengikutkan Godel-Herbrand-Kleene fungsi rekursif-nya Kurt Godel - Jacques Herbrand - Stephen Cole Kleene pada tahun 1930, 1934, dan 1935, kalkulus lambda-nya Alonzo Church pada tahun 1936, "Formulasi 1"-nya Emil Post pada tahun 1936, dan Mesin Turing-nya Alan Turing pada tahun 1936-7 dan 1939. Dari definisi formal dari algoritme di atas, berkaitan dengan konsep intuituf, masih tetap ada masalah yang menantang. [10]

Naah kita tadi sudah menjelaskan tentang Algoritma. Sekarang kita akan menjelaskan tentang Bahasa Pascal

2. Pascal 

Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
  • Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
  • User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
  • Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
  • Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
  • Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiad in Informatics).
3. HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa). 
4. CSS
Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman.
Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file). Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda. 


Type Data Dalam Pascal

Tipe Data


Tipe data yang disediakan oleh PASCAL meliputi:
1.
Tipe Data Sederhana

merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program, meliputi: integer (bilangan bulat), real (bilangan pecahan), char (alphanumerik dan tanda baca), dan boolean (logika). Untuk data integer dan real masing-masing terbagi menjadi beberapa kategori

a. Bilangan Integermerupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti terlihat dalam tabel 1. tabel 1 menunjukkan jenis data, ukuran dalam memori dan rentang nilainya.
tabel 1. Tipe Data Bilangan Integer
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
Byte
1 byte
0 s/d +255
Shortint
1 byte
-28 s/d +127
integer
2 bytes
-32768 s/d 32767
Word
2 bytes
0 s/d 65535
Longint
4 bytes
2147483648 s/d 2147483647
Contoh bilangan integer adalah: 34 6458 -90 0 1112 Penggolongan tipe data integer tersebut dimaksudkan untuk membatasi alokasi memori yang dibutuhkan misalkan untuk suatu perhitungan dari suatu variabel bilangan diperkirakan nilai maksimumnya 32767 kita cukup mendeklarasikan variabel bilangan sebagai integer (2 byte), daripada sebagai longint(4 byte). Di dalam kompilernya, Pascal menyediakan konstanta untuk bilangan Integer yaitu: MaxInt and MaxLongInt, pemrogram bisa menggunakannya di dalam programnya tanpa harus terlebih dahulu mendefinisikannya.

-MaxInt bernilai 32.767
-MaxLongint bernilai 2.147.483.647.
contoh:

Program display_maxint;
uses wincrt;
begin

writeln (maxint)
end.
Hasilnya: 32.767

b. Bilangan RealBilangan real atau nyata merupakan jenis bilangan pecahan, dapat dituliskan secara biasa atau model scientific . Contoh bilangan real: 34.265 -3.55 0.0 35.997E+11, dimana E merupakan simbol perpangkatan 10. Jadi 452.13 mempunyai nilai sama dengan 4.5213e2. Penggolongan tipe data bilangan real dapat dilihat pada tabel 2. Bilangan Real
Tabel 2. Tipe Data Bilangan Real
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
real
6 bytes
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
single
4 bytes
1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038
double
8 bytes
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended
10 bytes
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp
8 bytes
-9.2x 1018 s/d 9.2x 1018
c. Char

Tipe data ini menyimpan karakter yang diketikkan dari keyboard, memiliki 266 macam yang terdapat dalam tabel ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Contoh: 'a' 'B' '+', dsb. Yang perlu diingat bahwa dalam menuliskannya harus dengan memakai tanda kutip tunggal. Jenis data ini memerlukan alokasi memori sebesar 1(satu) byte untuk masing-masing data.

d. Tipe Data Boolean

merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Turbo Pascal for Windows memiliki tiga macam jenis ini yaitu: Boolean, WordBool, dan LongBool. Tipe boolean memakai memori paling kecil, sedangkan WordBool dan LongBool dipakai untuk menulis program yang sesuai dengan lingkungan Windows.
Tabel 3. Tipe Data Boolean
Tipe Data
Ukuran Tempat
Boolean
1 byte
WordBool
2 byte
Longbool
3 byte
Sebagai bilangan ordinal boolean true mempunyai nilai 1(satu), sedangkan false nilainya adalah 0(nol).

Program hal_string;Contoh: Program display_bool ;
uses wincrt;

begin writeln(ord(true));
writeln(ord(false));
end.

Hasilnya: 1 0 3.2.
Tipe Data Terstruktur

tipe ini terdiri atas : array, record, set, dan file. String adalah tipe data jenis array, tetapi karena string memiliki kekhasan tersendiri sebagai array dari karakter maka penulis perlu memberikan penjelasan tersendiri. Sedangkan untuk array, record, dan file perlu dijelaskan dalam bab yang lain karena agak banyak hal-hal yang perlu dibahas.
a. Tipe Data Stringmerupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255. String dideklarasikan dengan string [ konstanta ] atau string. Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang, karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya. Misalkan
var kata: string [20]; atau var kata: string; karena string merupakan array dari karakter. Maka kata[1] merupakan karakter pertama dari string, kemudian kata[2], merupakan elemen kedua, dst.Contoh:
Program hal_string;
Uses wincrt;
var s : string;
begin s:='Hello';
writeln(s);
writeln('panjang dari string adalah: ',ord(s[0]));
end.
Karakter nol merupakan karakter yang menyatakan panjang string. Sehingga ord(s[0]) menyatakan panjang dari string tersebut. Panjang string juga bisa dinyatakan sebagai length(s).

Variabel

Pengertian Variabel

Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Nilai tersebut dapat diubah sepanjang kode program. Secara teknis, variabel merujuk kepada suatu alamat di memory komputer. Setiap variabel memiliki nama yang sebagai identitas variabel tersebut.
Dalam matematika, konsep variabel biasanya menggunakan x atau y, seperti persamaan berikut:
x = y + 2
Disini, nilai ‘x’ dan ‘y’ bisa diisi dengan angka apapun (walaupun dalam persamaan diatas, nilai x bergantung kepada nilai y).
Di dalam pemrograman, nilai variabel bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung kebutuhkan. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas lingkaran, saya bisa membuat variabel ‘jari2’ dan mengisinya dengan nilai ‘7’, kemudian di dalam kode program, saya bisa mengubah nilainya menjadi ‘8’, ‘10’ atau ‘1000’.

Cara Penulisan Variabel di dalam Pascal

Untuk membuat variabel di dalam pascal, kita harus men-deklarasikan-nya sebelum main program. Setiap variabel juga memiliki tipe data tertentu, dan sepanjang kode program, variabel tersebut hanya dapat diubah nilainya asalkan masih dalam tipe yang sama.
Sebagai contoh, jika variabel ‘jari2’ di-set dengan tipe data ‘angka’, kita hanya bisa mengisi variabel ini dengan nilai angka seperti 4, 6, atau 90. Kita tidak bisa mengisinya dengan nilai huruf atau kata seperti ‘empat’, ‘lima’ atau ‘Andi’.



Operator dalam Pascal
Operator Dalam Pascal-.  Bicara tentang Pemrograman kita tidak pernah lepas yang namanya OPERATOR, hampir semua bahasa pemrogaraman memiliki operartor. Dalam PASCAL  dikenal beberapa operator yaitu,

1. Assignment Operator 
2. Binary Operator 
3. Unary Operartor
4. Bitwise operator
5. Relational Operator
6. Logical Operator
7. Set Operator
8. String Operator

Operator sendiri didefinisikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi tertentu, misalnya operasi aritmatika, penggabungan string dan banyak lagi yang lainnya.
Nilai yang dioperasikan oleh operator bersama operand membentuk suatu ekspresi.
Contoh :
1 + 2 – 3, yang disebut ekspresi. Tanda + dan – merupakan tanda operator sedangkan nilai 1,2 dan 3 disebut operand.
  1. ASSIGN OPERATOR

    Assign Operator adalah operator yang digunakan untuk pemberian nilai dari suatu opeerartor atau operatr ini bisa juga disebut Operator Pengerjaan. Dalam bahasa PASCAL operator yang di gunakan dalam hal ini adalah operator (:=) . Berikut ini adalah bentuk umum untuk pemberian nilai dari suatu variabel
    Nama_Variabel:=Nilai_yang_akan_dimasukkan;
    Contoh:
    Uses crt;
    Var  x:integer;
         y:real;
         nama:string;
    Begin
       clrscr;
       x:=21071995;
       y:=0812.96;
       nama:='Fahmi Idrus';
    End.
  2. Binary Operator

    Binary Operator adalah operator yang digunakan untuk untuk dua buah operand. Operand dapat berupa kostanta ataupun variabel. Operator ini di gunakan untuk opearsi aritmatika yang berhubungan dengan tipe data integer dan real. Berikut adalah tabel Binary Operator :

  3. Unary Operator


    Operator ini hanya menggunakan sebuah operand saja. Dapat berupa unary minus dan unary plus. Unary minus di gunakan untuk menunjukkan nilai negatif, baik pada pada operand numerik Real maupun Integer. Unary plus adalah operator memberi tanda plus

    Contoh :
    -10 + 11
  4. Bitwise Opertor

    Biwise Opertor adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi bit per bit pda nilai suatu Integer, dimana terdiri operator NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr

    Contoh:
    10 AND 6 // hasilnya 2
    10 OR 5 // hasilnya 15
  5. Relational Operator

    Relational Operator adalah operator yang di gunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand dfan akan di dapatkan hasil tipe boolean, yaitu True  atau False, Yang dimana terdiri dari Operator : =, <, >, <=, >=,<>.
  6. Logical Operator

    Logical Operator adalah operator yang  terdapat 4 buah operator logika yaitu : NOT, AND, OR, dan XOR. Operator ini bekerja dengan nilai - nilai logika, yaitu True  atau False.

  7. Set Operator

    Set Operator adalah operator yang  digunkan untuk operasi himpunan.

  8. String Operator

    String Operator adalah operator yang digunakan untuk operasi String. Hanya ada sebuah Operator String saja, yaitu operator ( + ) yang digunakan untuk menggabungkan dua buah nilai string 
 Input & Output

Pernyataan Input dan Output dalam Program Pascal



Dalam bahasa Pascal pernyataan input adalah pernyataan yang digunakan untuk memasukkan data. Pernyataan input yang ada di Pascal adalah READ dan READLN. Sedangkan pernyataan output adalah pernyataan yang digunakan untuk menampilkan hasil. Ada dua pernyataan output yaitu WRITE dan WRITELN. Berikut ini contoh program Pascal tentang cara melakukan input nama dan NRP (nomor induk mahasiswa).
program nama_nrp;
uses wincrt;
var
   nama:char;
   nrp :longint;
begin
     write(‘Nama : ‘);
     readln(nama);
     write(‘NRP  : ‘);
     readln(nrp);
end.
 Kondisi
 Pada umumnya kondisi pada Pascal sama dengan kondisi pada bahasa pemrograman lain. yaitu untuk menentukan sebuah keputusan dari suatu statement tertentu. Kondisi ini sangat penting dalam pemrograman sebab dengan adanya kondisi, program dapat menentukan proses apa yang harus dilakukan selanjutnya berdasarkan keadaan sebelumnya.
bentuk umum kondisi!
  1. IF…THEN…
    Statement ini digunakan untuk menyeleksi suatu kondisim jika kondisi yang diseleksi terpenuhi, maka statement stelah THEN akan diproses.
  2. IF…THEN…ELSE…
    Statemen ini digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi. Statemen 1 akan diproses jika kondisi yang diseleksi benar, sedangkan statemen 2 akan diproses jika kondisi yang diseleksi tidak terpenuhi.
  3. CASE OF..ELSE
    Statement CASE-OF…ELSE merupakan pengembangan dari struktur CASE-OF dan juga merupakan pengembangan dari standar Pascal. Pada struktur CASE-OF bila tidak ada kondisi yang terpenuhi berarti tidak ada statemen di dalam lingkungan CASE-OF yang diproses. Dengan struktur CASE-OF…ELSE, bila tidak ada kondisi yang terpenuhi, maka statemen yang akan diproses dalam lingkungan CASE-OF adalah statemen yang ada di ELSE.
Contoh:
 program kondisi;
uses crt;
var nilai : integer;
grade : char;
begin
clrscr;
write(‘Masukan nilai Praktikum anda : ‘);
readln(nilai);
if (nilai >= 80) then grade := ‘A’
else if (nilai >= 60) then grade := ‘B’
else grade := ‘C’;
writeln();
writeln(‘Anda mendapatkan grade ‘, grade, ‘ !!’);
readln();
end.

Looping / Perulangan
Loop atau Perulangan Pada Pascal. Perulangan adalah sebuah perintah yang menjalankan suatu perintah tertentu berulang-ulang sampai suatu kondisi terpenuhi.disinilah letak kelebihan komputer dibanding manusia, yaitu mampu melakukan hal yang sama berulang kali tanpa kesalahan akibat bosan atau lelah(asalkan script nya bener aja ini,lau script salah berarti komputer mampu membuat kesalahan .perulangan sering dikenal juga dengan sebutan loop/looping.Bicara tentang Loop atau Perulangan  hampir semua bahasa pemrograman menggunaka looping (Perulangan).ada 3 jenis dari perulangan yaitu, For..Do, Repeat..Until, dan While.. Do. Di artikel kali ini saya membahas tentang bagaimana menggunakan perulangan - perulangan dalam pascal
*-For..Do 
Looping for-do digunakan untuk mengulang statement berulang kali sejumlah yang ditentukan. Bila terdapat lebih dari satu statement yang ada di dalam looping maka menggunakan begin...end;, jika hanya satu blok saja tidak perlu menggunakan begin...end;.
Ada tiga bentuk perulangan For..Do yaitu:
  1. For..Do PositifFor..Do positif adalah looping dari perhitungan kecil ke perhitungan besar.bentuk umumnya adalah :
    For var_int:=var_int to var_int do   Statement yang diulang;
     untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh dibawah ini
    Uses crt;
    var  i : integer;
         nilai:char;
    begin
         clrscr;
         nilai :='Fahmi Idrus';
         For i:= 1 to 5 do
         writeln(nilai);
    End.
    outputnya :
     
  2. For..Do NegatifFor..Do positif adalah looping dari perhitungan kecil ke perhitungan besar.bentuk umumnya adalah :
    For var_int:=var_int to var_int do   Statement yang diulang;
    untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh dibawah ini
    Uses crt;
    var  i : integer;
         nilai:integer;
    begin
         clrscr;
         nilai:=1;
         For i:= 5 to 1 do
         begin

         writeln(nilai);     nilai:=nilai + 1;
         end;
    End.
    outputnya :
  3. For.. do Bersarang
    For..do tersarang yaitu looping yang ada di dalam looping lainnya. Looping yang lebih dalam akan diproses terlebih dahulu hingga habis kemudian looping yanglebih luar bertambah atau berkurang dan memproses kembali looping yang palingdalam. Untuk lebih jelasnya, perhatikan listing code program berikut :
    program looping_tersarang;
    uses wincrt;
    var i,j:integer;
    begin
        for i:= 1 to 2 do
        begin
          for j:=1 to 3 do
          write(i,j,’ ‘);
          writeln;
       end;
    readln:
    end.
    outputnya :

  4.  
*- While..Do
Perulangan while \u2013 do adalah perulangan bersyarat yang paling umum digunakan. Perintah ini akan terlebih dahulu memeriksa kebenaran nilai yang diujikan, kemudian menjalankan dan mengulang perintah selama hasil pengujian nilai bernilai \u201cBenar\u201d. Terkadang jika salah dalam pembuatan statemen ini, perulangan while \u2013 do dapat mengakibatkan perulangan yang tidak dapat berhenti atau dapat dikenal dengan istilah infinite 
loop, hal ini dapat mengakibatkan terkurasnya ruang memory yang kosong.
untuk lebih jelasnya perhatikan listing dibawah ini 
uses crt;
var    i:integer;
Begin
   clrscr;        
   i:=0;        
   while i < 5 Do      
   begin       
     writeln(i);             
     i:= i+1;       
   end;
readln;
end
Outputnya :
 *-Repeat..Until
Blok pengulangan jenis ini sebenarnya mirip dengan blok pengulangan while, perbedaannya hanya pada jenis ini pengulangan akan terus dilakukan apabila kondisi yang didefinisikan masih bernilai false. Jadi dengan kata lain pengulangan hanya akan dihentikan apabila kondisi bernilai true. Dalam pengulangan ini kondisi akan dituliskan di akhir blok. Hal ini tentu menyebabkan pada blok pengulangan jenis ini statemen minimal akan dieksekusi satu kali, walaupun ternyata kondisi yang didefinisikan terpenuhi atau bernilai true. Pengulangan jenis ini pada umumnya digunakan untuk kasus-kasus pengulangan yang tidak bergantung pada kondisi awal.

Bentuk umum pendeklarasiannya:
program statemenrepeat1;
uses wincrt;
var
    i:integer;
begin
    clrscr;
    i:=1;
    repeat
      writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);
      i:=i+1;
   until (i>5);
readln;
end. 
Outputnya :



Prosedur & Function
 


Procedure
Procedure adalahsuatu program yang terpisah dalam blok tersendiri yang berfungsi sebagai subprogram. Penggunaan prosedur diawali dengan kata cadangan procedure dalam bagian deklarasi prosedur. Pemanggilan prosedur dapat dilakukan dengan menggunakan judul prosedur.
Pada program terstruktur banyak menggunakan prosedur karena :
• Sebagai penerapan program yang modular yaitu memecah program yang rumit menjadi program-program bagian yang lebih sederhana dalam bentuk prosedur.
• Untuk beberapa perintah yang sering digunakan berulang, cukup dituliskan sekali dalam prosedur dan dipanggil sewaktu-waktu.
Bentuk umum:
Procedure nama_procedure(parameter);
Deklarasi variabel,label,…dll;
Begin
Statement procedure;
………………………….
………………………….
End;
Contoh program
Uses crt;
Procedure hitungluas(p,l:integer);
Var
ls:integer;
begin
ls:=p*l;
Writeln(‘Luas: ‘, ls);
End;
Procedure hitkeliling(pp,ll:integer);
Var
Kel:integer;
Begin
Kel:=(2*pp)+(2*ll);
Writeln(‘Keliling: ‘,kel);
End;
Var
Pj,lbr:integer;
begin
clrscr;
write(‘Masukan panjang : ‘);readln(pj);
write(‘Masukan lebar : ‘);readln(lbr);
writeln;
hitungluas(pj,lbr);
hitkeliling(pj,lbr);
readln;
end.
Function
Blok pada function hampir sama dengan blok pada procedure, hanya pada function harus dideklarasikan dengan tipe dari function tersebut yang merupakan tipe hasil dari function itu sendiri. Sehingga dikatakan function dapat mengembalikan nilai.
Perbedaan fungsi dengan prosedur adalah:
• Pada fungsi, nilai yang dikirimkan balik terdapat pada nama fungsinya(kalau pada prosedur parameter yang dikirimkan secara acuan).
• Karena nilai balik berada di nama fungsi tersebut, maka fungsi tersebut dapat langsung digunakan untuk dicetak hasilnya. Atau nilai fungsi tersebut dapat juga langsung dipindahkan ke pengenal variabel yang lainnya.
• Pada prosedur, nama prosedur tidak dapat digunakan langsung, yang dapat langsung digunakan adalah parameternya yang mengandung nilai balik.
Contoh program function :
Uses crt;
Function faktor(bilangan :integer) : real;
Begin
If bilangan = 0 then faktor := 1
Else
Faktor := faktor(bilangan-1)*bilangan;
End;
Var
n : integer;
begin
clrscr;
write(‘Berapa Faktorial Dari = ‘); readln(n);
writeln(n,’ faktorial = ‘, faktor(n):9:0);
readln;
end.


Array 

Pengertian Tipe Data Array Pascal

Tipe data array adalah tipe data bentukan yang terdiri dari kumpulan tipe data lain. Daripada membuat 10 variabel yang terdiri dari nama1, nama2, nama3, dst, akan lebih efisien jika variabel nama ini disimpan ke dalam array.
Sebagai contoh, perhatikan kode program berikut ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
program tipe_array;
uses crt;
var
  nilai1, nilai2, nilai3, nilai4: integer;
begin
  clrscr;
  
  nilai1:= 23;
  nilai2:= 13;
  nilai3:= 98;
  nilai4:= 106;
  
  writeln('nilai1: ',nilai1);
  writeln('nilai2: ',nilai2);
  writeln('nilai3: ',nilai3);
  writeln('nilai4: ',nilai4);
  
  readln;
end.
Dalam contoh tersebut saya membuat 4 variabel: nilai1, nilai2, nilai3 dan nilai4. Keempat variabel ini bertipe integer.
Tidak ada yang salah dari kode program diatas. Tapi bayangkan apabila kita ingin menyimpan lebih dari 4 nilai, bagaimana jika 10 atau 100 nilai? Tentu tidak efisien jika kita harus membuat variabel nilai1, nilai2, nilai3… sampai dengan nilai100. Untuk hal inilah tipe data array lebih cocok digunakan.

Cara Penggunaan Tipe Data Array Pascal

Untuk membuat tipe data array di pascal, kita harus menentukan seberapa banyak element array yang ingin dibuat. Element adalah sebutan untuk ‘anggota’ / isi dari array. Sebagai contoh, untuk membuat 10 element array bertipe integer saya bisa menggunakan kode berikut:
1
2
var
  nilai: array[0..9] of integer;
Sekarang, variabel ‘nilai’ berisi array dengan 10 element bertipe integer. Perhatikan angka 0..9, ini berarti saya membuat element array dari element 0, element 1, element 2, element 3,.. hingga element 9 (total terdapat 10 element).
Bagaimana cara mengakses element ini? kita bisa mengaksesnya melalui nomor index. Index adalah urutan element di dalam sebuah array. Sebagai contoh, untuk mengakses element ke – 2, kita bisa menulis: nilai[2]. Untuk mengakses element ke-6, bisa menggunakan: nilai[6].
Berikut contoh kode program pascal cara penggunaan tipe data array:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
program tipe_array;
uses crt;
var
  nilai: array[0..9] of integer;
  
  begin
  clrscr;
  
  nilai[0]:= 23;
  nilai[1]:= 13;
  nilai[2]:= 98;
  nilai[3]:= 106;
  
  writeln('nilai0: ',nilai[0]);
  writeln('nilai1: ',nilai[1]);
  writeln('nilai2: ',nilai[2]);
  writeln('nilai3: ',nilai[3]);
  
  readln;
end.
Contoh kode program untuk tipe data array pascal
Pada contoh diatas, saya membuat variabel ‘nilai’ sebagai array yang berisi 10 element integer. Di dalam variabel ‘nilai’ ini, index array dimulai dari 0 hingga 9, karena saya menulisnya dengan array[0..9] of integer. Jika anda ingin membuat 100 element array, bisa menulisnya sebagai array[0..99] of integer.
Walaupun saya membuat 10 element, tapi kita tidak harus mengisi semua element ini. Pada contoh tersebut, saya hanya mengisi 4 element. Bagaimana dengan element lainnya? ini akan menggunakan nilai default (bawaan) pascal, biasanya berisi angka 0 untuk tipe data integer.
Selain itu, kita juga tidak harus mengisinya secara berurutan. Kita bisa mengisi element-element array ini secara acak, selama masih dalam batas yang ditetapkan. Berikut contohnya:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
program tipe_array;
uses crt;
var
  nilai: array[0..9] of integer;
  
  begin
  clrscr;
  
  nilai[3]:= 23;
  nilai[9]:= 13;
  nilai[2]:= 98;
  nilai[0]:= 106;
  
  writeln('nilai3: ',nilai[3]);
  writeln('nilai9: ',nilai[9]);
  writeln('nilai2: ',nilai[2]);
  writeln('nilai0: ',nilai[0]);
  
  writeln('nilai1: ',nilai[1]);
  writeln('nilai7: ',nilai[7]);
  
  readln;
end.
Contoh kode program untuk tipe data array pascal

  Oke sekian dulu pembelajaran kali ini... sampai jumpa lagi.



Related : Pemrograman

2 Komentar untuk "Pemrograman"